http://www.sapos.co.id/berita/index.asp?IDKategori=293&id=5105
Sabtu, 6 Maret 2010
Ingin Buat Tempat Outbond
SMP Negeri 12 berada di pemukiman warga Tanah Merah yang mayoritas petani sayur-sayuran dan buah-buahan. Hamparan kebun yang luas serta gunung-gunung yang tinggi menjadi latar sekolah yang berada di Jl Raya, Tanah Merah, Samarinda Utara ini.
"Kami baru mendapat tambahan tanah di belakang sekolah, dengan pembebasan lahan oleh Pemkot seluas 1,7 hektar. Saat ini, memang tanah tersebut belum tergarap apa-apa. Karena, sekarang saya berkonsentrasi untuk membuat pagar," jelas Ainun.
Untuk pemagaran tanah seluas ini, tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit. "Memang kalau untuk pemagaran biayanya lebih dari Rp1 miliar," tambahnya. Tentu saja, rencana tersebut tak bisa langsung terealisasi karena harus berkonsultasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Samarinda.
Setelah pemagaran nanti, menurut Ainun, ia berencana untuk membangun masjid, gedung serbaguna dan tempat outbond. Apalagi, potensi siswa dalam kegiatan ekskul cukup besar.
"Kami memiliki ekskul olahraga, rohani, musik dan kesenian. Dengan fasilitas ini, kita harap bisa mengembangkan potensi yang ada dalam siswa," jelas Ainun.
Sementara itu, yang tak kalah menarik, kepala sekolah yang mulai menjabat sejak 4 Maret 2008 ini akan membuat tempot outbond yang bisa digunakan untuk seluruh siswa. Tak hanya siswa SMPN 12.
"Lingkungan dan alam SMP 12 ini sangat indah dan anginnya juga segar, karena berada di pemukiman warga petani. Karena itu, saya tertarik untuk membuat mempat outbond agar bisa digunakan seluruh siswa," pungkasnya. (ici)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar