Bosan menunggu bantuan yang tak pernah datang, warga SMPN 12 memperbaiki sendiri jalan-jalan yang rusak di lingkungan sekolahnya.
Seperti yang disampaikan di media hari ini, bahwa APBN 2011 kota Samarinda tidak ada anggaran perbaikan sekolah, (Lihat Kaltimpost edisi 3 Februari 2011 : http://kaltimpost.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=88593 ), maka jauh-jauh hari sebelumnya SMPN 12 justru memperbaiki sendiri keadaan sekolahnya dengan melibatkan semua stakeholders yg ada, baik itu guru, siswa, orang tua dan perusahaan2 yang berada dilingkungan Tanah Merah.
Hasilnya, tak jelek. Jalan-jalan di lingkungan SMPN 12 yg tidak pernah tersentuh perbaikan fisik sejak sekolah ini didirikan mulai diperbaiki. Jalan air yg turun saat hujan membanjiri sekolah dibuatkan jalan air, dan tangga agar tidak ada siswa lagi yang terpeleset jatuh saat turun hujan.
Inilah power of team work yang dijalankan SMPN 12 dan dukungan pihak orangtua dan ketiga yang berada dibalik kesuksesan sekolah yang berdiri sejak th 1988 ini.











Tidak ada komentar:
Posting Komentar