http://www.sapos.co.id/index.php/berita/detail/Rubrik/22/2572
Rabu, 30 Juni 2010
Sekolah Pinggiran Mulai Dilirik
MESKIPUN sekolah favorit tetap tak kehilangan pamor, ternyata tahun ini sekolah pinggiran pun mulai dilirik oleh orangtua dan siswa. Hal itu terlihat dari jumlah pendaftar di sekolah pinggiran yang tengah naik daun.
SMP Negeri 12 yang berada di Jl Raya, Tanah Merah, Samarinda Utara salah satunya. Tahun ini, SMPN 12 kebanjiran pendaftar. Jika tahun-tahun sebelumnya pendaftar tak lebih dari 40 persen jumlah kuota.
Namun tahun ini cukup mengejutkan, pendaftar mencapai 96 siswa dari 115 siswa yang diperlukan. "Kita juga tidak menyangka ternyata peminatnya cukup banyak. Sehingga, kita juga ikut melaksanakan tes seleksi PSB," jelas Kepala SMPN 12, Ainun Jariah.
Meskipun masih kurang dari jumlah kuota, namun peningkatan jumlah pendaftar dari tahun ke tahun di SMPN 12 ini membawa manfaat positif bagi sekolah. Tentu saja, hal ini tidak lepas dari dampak perubahan serta peningkatan kualitas yang dilakukan sekolah ini.
Menurut Ainun, sejak kepemimpinannya, ia mulai membenahi sekolah tersebut. Bahkan ia menerapkan peraturan baru. Apabila libur sekolah, guru tak boleh ikut libur.
Namun, harus mengikuti pelatihan yang digelar pihak sekolah. "Misalnya, liburnya dua minggu. Satu minggu untuk pelatihan dan satu minggu untuk libur," tambahnya. Pelatihan ini penting untuk menambah pengetahuan guru, khususnya untuk bidang teknologi informasi.
Hal senada juga terlihat di SMPN 7 Jl Kadrie Oening, sekolah yang bernuansa hijau ini kini menjadi rebutan orangtua siswa maupun siswa yang mendaftar. Terbukti, sejak dua tahun lalu sekolah ini berubah menjadi sekolah yang sejuk dan rapi. Tak heran, jika pendaftar di sekolah ini terus meningkat. "Pendaftar PSB di sekolah kami sudah mencapai 300-an," ungkap Kepala SMPN 7, Dasmiah. (ici)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar